Profil
Tanggal lahir: 3 november 1994
Hobi : sepeda
Cita-Cita : dokter
Mengenai Saya
- blog
- palembang, sumatera selatan, Indonesia
- adalah seorang bocah yang masih mencari jati diri
Kakek Lugu
Setelah mengawini seorang perempuan muda yang sangat cantik, seorang kakek-kakek berusia 90 tahun dengan bangga bercerita kepada dokternya bahwa istrinya sedang hamil.
Sambil menahan perasaan, sang dokter berkata, “Kakek, saya punya sebuah cerita. Seorang lelaki dungu pergi berburu, tetapi karena dungunya ia malahan membawa payung, bukannya senapan. Nah, di tengah hutan ia dihadang oleh seekor beruang besar. Kemudian ia menodongkan payungnya, menembak si beruang, dan beruang itu mati seketika”.
“Mustahil!!!” potong si kakek. “Pasti ada orang lain yang menembak beruang itu!” teriaknya lagi.
“Tepat sekali!” jawab si dokter sambil memandang sang kakek dengan prihatin.
· · · · · · · · · ·
Dungu
Di ruang kuliah, seorang dosen senior sedang memarahi mahasiswanya:
“Menjawab saja tidak becus, eh malah bercanda dan ngobrol seenaknya. Sekarang sia-sia di sini, yang merasa dungu BERDIRI!!” sang dosen membentak.
Beberapa menit suasana hening. TIba-tiba dari bangku belakang seorang mahasiswa berdiri.
“Jadi kamu yakin betul, kamulah si dungu itu?”
“Bukan begitu pak, saya cuma tidak tega melihat Bapak berdiri sendiri.”
· · · · · · · · · ·
Takkan lari Nunung dikejar
Sambil menyelam buang air
Ma’ lu bertanya, Ma’ gue yang jawab
Wong ompong nyaring bunyinya
Ke bukit sama mendaki, ke lurah bikin KTP
Nasir sudah menjadi tukang bubur
Ada ubi, ada talas, ada pisang rebus
Tak ada maling yang tak retak
Alonalon asal kelakson
Karena nila setitik rusak susunya
Cepat kaki, ringan tangan
Tak ada rotan Raam Punjabi
Air susu dibalas dengan Air Mail
Maksud hati memeluk Nunung apa daya keburu digampar
· · · · · · · · · ·
Udin dan Janda Muda
Mengandalkan kekayaan orangtuanya, walaupun sekolahnya drop-out, Udin tidak merasa rendah diri. Bahkan ia berhasil mengawini dengan bangga seorang janda muda yang cantik.
Resikonya, sang istri kelihatan tidak pernah merasa puas. Dan saat ini Udin mulai mengungkapkan perasaannya:
Udin: “Tapi, sayangku!” rayunya. “Aku sudah melakukan segala sesuatu yang aku bisa untuk membuatmu bahagia. Terutama sejak malam pertama kita, sayangku.”
Sang istri: “Tapi engkau tidak melakukan satu hal seperti yang dilakukan suami pertamaku untuk membuatku bahagia.” jawab sang istri.
Udin: “Sebutkan saja apa itu, sayang.” kata Udin dengan nada merayu.
Sang istri: “Meninggal.” jawabnya bahagia.
· · · · · · · · · ·
Diperkosa dari Belakang
Seorang janda muda melaporkan peristiwa perkosaan yang dialaminya kepada seorang polisi. Ketika ditanya Polisi, apakah dia mengenali pemerkosanya, dia mengaku tak bisa mengenalinya.
Janda: “Habis saya diperkosa dari belakang, Pak!”
Polisi: “Lho, kamu kan bisa nengok ke belakang!?”
Janda: “Lha… kalo saya nengok ke belakang, lepas dong Pak!!!”
Polisi: “Tape deh…”
· · · · · · · · · ·
Maling dan Janda
Pada suatu malam, rumah seorang janda disatroni maling.
Maling : “Pilih mati apa menikmati?”
Janda pun akhirnya pasrah dan digauli oleh maling, hingga akhirnya maling pun tertidur sampai pagi. Dengan cekatan senjata si maling di ambil oleh si janda dan si janda pun balas mengancam.
Janda : “Pilih pulang atau ulang?”
· · · · · · · · · ·





Jakarta Time